Senja dirembang..
tanpa jingga membentang
rurub langit murung
letih menahan kandung..
Kau kujabat kau kukeramat kuucap salam
pada sebangun rumah berbilik bambu
kuziarahkan langkah kususri petilasan
tuk bapak kurus berjubah
yang dekap tekad walau nampak berat
belingsat tatap pancarkan api semangat
tanpa angguk pantang tunduk bagi bangsat
bagi kualat
Kaulah jenderal..
berseteru dengan desir peluru
penghirup udara berbau mesiu
demi harga diri kau hadrik tirani koloni
tiada kompromi..
Kau kujabat kau kukeramat
kaupun bermaklumat;
"percaya dan yakinlah, bahwa kemerdekaan suatu negara
yang didirikan diatas timbunan/ reruntuhan ribuan korban jiwa
harta benda dari rakyat dan bangsanya tdak akan dapat
dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.."
Dan aku terhenyak tepekur apa yang dapat kulakukan buatmu
INDONESIA....
ini puisi waktu aku berkunjung ke rumah kelahiran jenderal Soedirman..
BalasHapus