Rabu, 15 Februari 2012

Hariku

Air turun didinding pembatas
pada saat matahari melemah
masih mimpi kemarin hinggap diranting pikiran
daam rekah senyum melukai awan kemawan

Aku ingin menangkapmu,
bagaimana menangkap kiatan cahaya
jika ia lari 360 km/detik

Dan hanya dentuman air yang pecah
Akupun terdiam..













































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































m

Tidak ada komentar:

Posting Komentar